PROGRAM PENGEMBANGAN
GERAKAN KEPANDUAN HIZBUL WATHAN JAWA BARAT
PERIODE 2016-2021

A. STRATEGI DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN

Strategi dasar dan kebijakan dasar pengembangan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Jawa Barat tahun pengamalan 2016-2021, dituangkan dalam 5 (lima) Program Prioritas yang saling terkait, yaitu: peserta didik; anggota dewasa; hubungan masyarakat (komunikasi dan informasi); manajemen/organisasi; administrasi, usaha dana, dan keuangan.

B. TUJUAN :

  1. Terciptanya transformasi (perubahan cepat ke arah kemajuan) sistem organisasi dan jaringan yang modern, profesional, dan berkemajuan
  2. Berkembangnya sistem gerakan dan usaha amal yang berkualitas utama dan mandiri, bagi terciptanya kondisi dan pendukung terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya
  3. Berkembangnya peran strategis Hizbul Wathan dalam kehidupan umat, bangsa, dan dinamika global

C. PRIORITAS PENGEMBANGAN

Pada periode lima tahun 2016-2021, program-program prioritas sebagai bagian dari strategi pengembangan untuk mencapai visi Muhammadiyah dan amalan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan 2020 adalah sebagai berikut :

  1. Pengembangan kuantitas dan kualitas Qabilah sebagai basis penguatan, pemberdayaan, dan perluasan gerakan Muhammadiyah di akar rumput sebagai bagian penting dan strategis dalam pengembangan kekuatan sipil Islam (masyarakat madani, civil society) melalui Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di masyarakat.
  2. Pengembangan sistem gerakan yang ditekankan pada pengayaan dan penyebarluasan ideologi dan pemikiran yang menjadi basis bagi pengembangan nilai nilai keagamaan, intelektualitas, dan praksis gerakan yang bersifat pembaharuan sebagai bagian penting dan strategis bagi pengembangan tajdid Muhammadiyah untuk pencerahan masyarakat.
  3. Pengembangan kualitas sumberdaya anggota dan kader HW sebagai pelaku gerakan yang mampu mendinamisasi dan memperluas peran strategis Muhammadiyah dalam dinamika kehidupan umat, bangsa,dan percaturan global.
  4. Pengembangan amal usaha dan praksis sosial Muhammadiyah yang unggul dengan mengintensifkan pendidikan kepanduan Hizbul Wathan dan memperluas program ekonomi, pemberdayaan masyarakat dan gerakan jama’ah sebagai basis kemandirian dan kekuatan strategis Muhammadiyah.
  5. Pengembangan model gerakan pencerahan Muhammadiyah ke dalam program Hizbul Wathan berbasis komunitas yang bersifat membebaskan, memberdayakan dan memajukan bagi kehidupan umat, bangsa dan kemanusiaan universal.
  6. Pengembangan peran strategis Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Muhammadiyah dalam kehidupan bangsa dan negara yang berbasis pada prinsip kepribadian, kemandirian, keseimbangan, dan kemaslahatan sesuai misi utama Muhammadiyah.

PROGRAM 1: ANGGOTA DIDIK PANDU HIZBUL WATHAN

Prioritas

  • Peningkatan mutu kepanduan Hizbul Wathan dalam bentuk kegiatan yang lebih menarik, menyenangkan, dan menantang yang mampu memberi bekal nilai-nilai kehidupan islami, kepribadian, watak, moral, dan disiplin, berlandaskan Program Kegiatan Anggota Didik (Youth Programme) yang telah dimutakhirkan dan diselenggarakan dengan menerapkan Prinsip Dasar dan Metode Kepanduan (PDMK) secara efektif.
  • Memperkokoh kekuatan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dalam bidang pendidikan dan latihan yang bercirikan islam, sehingga mampu menjadi kader yang istiqamah di mana pun ia berada.

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

1. Kegiatan Anggota Didik Pandu HW

  • Pemutakhiran Program Athfal, Pengenal, Penghela, dan Penuntun (APPP). Penerapannya dilaksanakan secara terus-menerus agar lebih segar dan menarik bagi Anak, Remaja, dan Pemuda (ARP) angkatan muda Muhammmadiyah, serta sesuai dengan perkembangan minat/selera anak muda dan kebutuhan persyarikatan dan masyarakat.
  • Program Kegiatan Anggota Didik diarahkan terutama pada pembentukan kehidupan islami, menumbuhkan jiwa “wathaniyah”, semangat jihad, amal shalih, watak, pendidikan budi pekerti, dan disiplin. Kegiatan dilakukan di alam bebas (terbuka), berkaitan dengan lingkungan hidup, penanaman jiwa semangat wiraswasta dan kemandirian, serta amalan-amalan dalam usaha Muhammadiyah.
  • Dalam pelaksanaan program ini, peran Qabilah sangat besar. Perlu dikembangkan pelaksanaan program terpadu dengan melibatkan Kwarda/Kwarcab, adanya pengawasan dan evaluasi dalam implementasi dikaitkan dengan program ortom Persyarikatan Muhammadiyah.

2. Qabilah

  • Membenahi dan memantapkan Qabilah-Qabilah sehingga benar-benar merupakan wadah pembinaan kepribadian Islam dan pangkal keanggotaan bagi peserta didik, sesuai dengan ketentuan dalam Petunjuk Pembentukan Qabilah.
  • Qabilah yang berpangkalan di sekolah Muhammadiyah perlu dibenahi kembali sehingga keberadaannya lebih otonom, dapat berkembang menjadi Qabilah lengkap dan berorientasi ke Kwartir Cabang/Daerah. Pihak Sekolah dan Majlis Dikdasmen membantu dan memberi kemudahan (sesuai Ketentuan Majlis Dikdasmen PP Muhammadiyah No.08/2013)
  • Qabilah yang berpangkalan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah perlu mempedomani ketentuan dalam Petunjuk Pelaksanaan Qabilah yang masih berlaku.
  • Mengintensifkan koordinasi dan sinkronisasi dengan Majlis Dikdasmen Muhammadiyah mengenai Qabilah yang berpangkalan di Sekolah dan di Pesantren, dalam hal pengembangan dan penegakan aturan terkait masih ditemuinya sekolah/madrasah yang belum menghidupkan Hizbul Wathan.

3. Penyelenggaraan Temu Giat Prestasi Pandu APPP yang Berjenjang dan Terjadwal

Kegiatan ini utamanya dilaksanakan di Qabilah. Kegiatan dapat berupa: Ceria Pandu Athfal, Pengenal Berprestasi, (Al-Mahrojan) Pandu Penghela/Penuntun dan sebagainya. Utamakan peningkatan mutu dan nilai pendidikan serta mutu manajemen penyelenggaraannya. Selanjutnya didorong untuk dapat dilaksanakan berjenjang dan terjadwal dari tingkat cabang, daerah, dan wilayah menyesuaikan dengan kalender akademik.

4. Buku Kepanduan Hizbul Wathan

  • Mendorong dan mendukung usaha memutakhirkan dan mengadakan buku-buku dan petunjuk-petunjuk kepanduan untuk memperluas kesempatan anggota HW dalam pengembangan diri.
  • Mendorong penulis, pakar, dan aktivis HW untuk melahirkan karya tulis, terutama yang berkaitan dengan peningkatan mutu kepanduan dan keterampilan pandu, dengan memperhatikan hak cipta dan sistem penghargaan (insentif) yang sesuai.
  • Mendukung Kwartir Pusat untuk mencetak ulang buku-buku Kepanduan HW terbitan tahun 1950-1960 setelah terlebih dahulu diteliti dan disesuaikan dengan perkembangan mutakhir.

Kebutuhan akan buku-buku yang perlu disediakan adalah:

  1. Buku pegangan (Handbook) HW bagi petugas lapangan dengan berbagai contoh nyata.
  2. Buku penuntun bagi anggota didik.
  3. Buku saku sejenis pedoman ringkas untuk anggota didik.
  4. Buku-buku petunjuk teknik keterampilan kepanduan.
  5. Buku panduan (guidebook) bahan acuan bagi para pelaksana organisasi dan pelaksana kegiatan.
  6. Buku bahan bacaan sebagai alat pendidikan terbuka secara umum.
  7. Buku dan bahan-bahan lain dari WOSM, yang sudah diterjemahkan atau diadaptasikan.
  8. Buku aktivitas (karya bakti) anggota didik (amalan yaummiyah) sebagai dorongan mempercepat tercapainya kurikulum anggota didik, sesuai dengan golongan.

PROGRAM 2: ANGGOTA DEWASA PANDU HIZBUL WATHAN

Prioritas

Program ini memprioritaskan implementasi pengelolaan anggota dewasa dalam kepanduan dengan menitikberatkan pada penyediaan pemimpin-pemimpin pandu yang berkualifikasi tepat; mempunyai komitmen kuat akan tugasnya; berkemauan untuk mengembangkan kecakapan, keterampilan, dan sikap yang dituntut oleh fungsinya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

1. Kebijakan mengenai Anggota Dewasa dalam Kepanduan HW

Mengembangkan dan mengimplementasikan peran anggota dewasa dalam Kepanduan HW sebagai suatu program yang sistematis, mulai dari pengadaan/rekrutmen sampai pemberhentian/purna tugas. Sebagai acuan WOSM: Adult in Scouting yang telah dikembangkan dalam World Adult Resources Policy.

2. Perkiraan dan Rencana Kebutuhan Pemimpin Pandu HW

Penentuan kebutuhan pemimpin dan pelatih pandu HW orang dewasa sesuai dengan rasio pelatih per pemimpin yang ditetapkan secara realistis, dihadapkan pada kemampuan mendidik disertai dengan rancangan jadwal pengadaan untuk memenuhi kebutuhan secara bertahap.

3. Rencana Pengadaan Pelatih pemimpin Hizbul Wathan.

Berdasarkan rencana kebutuhan dibuat Rencana Pengadaan Pemimpin HW dan Pelatih yang realistis dapat dilaksanakan. Sasarannnya adalah peningkatan dan pemerataan jumlah pelatih di setiap kwartir daerah, peningkatan kemampuan menyelenggarakan pelatihan/kursus bagi lulusan Jaya Matahari, menyertakan para pelatih untuk menjalani evaluasi dan akreditasi guna menjaga kompetensi, profesionalitas, dan kepribadian para pelatih.

4. Pelatihan Sesuai Rencana Pengadaan

Proses ini mulai dari merekrut, melatih sampai menghasilkan pemimpin mahir/ahli yang siap tugas dan pelatih-pelatih pemimpin HW.

5. Pembinaan dan Akreditasi

Dalam rangka mewujudkan akuntabilitas publik, Qabilah Hizbul Watham harus secara aktif membangun sistem penjaminan mutu internal untuk membuktikan bahwa sistem kepanduan Hizbul wathan telah dilaksanakan dengan baik dan benar.

Qabilah Hizbul Wathan di perguruan Muhammadiyah dimotivasi untuk mampu mengembangan diri sebagai ujung tombak pendidikan kepanduan Hizbul Wathan dan kekuatan kehidupan Islami Muhammadiyah secara berkelanjutan .

Sistem akreditasi itu meliputi registrasi dan pemberian mandat (SHB dan SHL) demi meningkatkan kontrol terhadap keaktifan dan mutu pemimpin dan pelatih.

PROGRAM 3: HUBUNGAN MASYARAKAT, KOMUNIKASI, DAN INFORMASI

Prioritas

  • Peningkatan citra umum Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dengan menyelenggarakan hubungan masyarakat lebih terarah, memberikan layanan informasi internal dan eksternal dengan memanfaatkan teknologi komunikasi/informasi yang tepat; mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan semua pihak seperti: majlis, ortom, dan amal usaha Muhammadiyah, instansi pemerintah, dan swasta.
  • Terbangunnya hubungan masyarakat, komunikasi dan informasi yang kondusif dan tidak kaku di tengah dinamika perkembangan masyarakat yang kompleks, dinamis, dan kemajuan teknologi komunikasi/informasi di era global.

Langkah-langkah yang ditempuh:

  • Meningkatkan hubungan masyarakat secara luas untuk membangun dan meningkatkan citra Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan
  • Mengadakan layanan publikasi cetak dan elektronik
  • Mengembangkan sistem komunikasi dan informasi melalui media tradisional maupun modern
  • Menyusun basis data profil, organisasi, dan kegiatan kwartir dan qabilah
  • Mengelola website kwarwil dan qabilah

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

1. Penerangan tentang Gerakan Kepanduan HW yang lebih efektif

Meningkatkan pengertian dan citra Gerakan Kepanduan HW. Penerangan umum ditujukan kepada masyarakat luas dan lebih fokus kepada Amal Usaha Persyarikatan Muhammadiyah, kaum muda, orang tua anggota didik, tokoh yang berpotensi menjadi pemimpin HW dan/atau penunjang dana, serta tokoh masyarakat dan pejabat pemerintah.

2. Penampilan dan Kinerja Pandu HW yang positif

Peningkatan citra dan kesadaran tentang kepanduan HW di lingkungan Gerakan Kepanduan HW sendiri dan masyaakat luas di forum regional, nasional, dan internasional. Penanganan masalah ini dikembangkan bersama dengan program kegiatan pengamalan Pandu HW. Dampak paling besar diberikan oleh penampilan sehari-hari seperti dalam pemakaian seragam, tingkah laku, dan kesediaan menolong.

3. Meningkatkan koodinasi dan kerjasama secara tersistem antar pimpinan persyarikatan, ortom, dan amal usaha Muhammadiyah Internal dan eksternal Persyarikatan Muhammadiyah.

4. Pelayanan informasi intern dan ekstern yang meluas dengan memanfaatkan teknologi internet (website, media sosial, forum diskusi).

5. Membekali anggota HW dengan kemampuan dan panduan sebagai pelaku humas.

PROGRAM 4: MANAJEMEN/ORGANISASI

Prioritas

  • Mengembangkan manajemen Gerakan Kepanduan HW yang tanggap perkembangan zaman dan mampu mendayagunakan sumber daya yang tersedia secara efektif-efisien.
  • Mengefektifkan mekanisme pengambilan keputusan kwartir secara kolektif kolegial.
  • Memfungsikan optimal kwartir (terutama Kwarda HW sebagai pembina Qabilah)
  • Pembinaan bank data mengenai Qabilah dan keanggotaan Pandu HW.
  • Membangun pelaksanaan organisasi/manajemen dalam memacu Gerakan Kepanduan HW sebagai kepanduan Islami terdepan (leading) dalam memfungsikan peranannya dalam dinamika umat dan perkembangan IPTEK di era informasi global

Langkah-langkah yang ditempuh:

  • Membangun dan membina organisasi/manajemen Gerakan Kepanduan HW agar berjalan dengan baik (profesional, efektif, efisien, sehat, akuntabel) dalam mensinergikan (takafulul ijtima) semua jaringan dan potensi HW untuk mencapai tujuan.
  • Membiasakan dan mengembangkan organisasi/manajemen yang amanah dan terukur (measurable) di seluruh jenjang organisasi/manajemen, mengintensifkan penggunaan instrumen-instrumen evaluasi dan penilaian kinerja organisasi/manajemen yang amanah.
  • Mempercepat pembentukan Kwarda dan Kwarcab di daerah yang belum ada kwartirnya.
  • Memberdayakan Qabilah di tingkat Ranting Muhammadiyah.
  • Mengintensifkan model regu/patrol dalam kegiatan di masyarakat.
  • Peningkatan kualitas pengelola Kwartir dan Qabilah untuk kelancaran misi Gerakan Kepanduan HW dan pembentukan Dewan Sughli untuk kwartir Wilayah, Kwartir Daerah, dan Kwartir cabang.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

  1. Meningkatkan standardisasi dan perlindungan Hak Milik Intelektual Gerakan Kepanduan HW mengenai lambang, logo, nama (merek), pakaian seragam, perlengkapan, dan buku kepanduan HW.
  2. Data Qabilah, keanggotaan Pemimpin HW dan Pelatih merupakan unsur-unsur yang harus segera dikuasai dalam rangka pembenahan organisasi/manajemen Gerakan Kepanduan HW. Kwarda/Kwarcab merupakan kunci dalam susunan sistem informasi organisasi.
  3. Mengimplementasikan sistem registrasi qabilah dan anggota HW

PROGRAM 5: ADMINISTRASI, DANA, DAN KEUANGAN

Prioritas

  • Mengupayakan kemandirian yang lebih besar dalam pendanaan, guna mendukung program dan kegiatan.
  • Meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan yang lebih baik, meliputi: administrasi keuangan, kemampuan usaha dana dan penggunaannya secara efektif-efisien.
  • Mewujudkan administrasi yang baik, sebagai media kelancaran proses/rangkaian kegiatan dalam organisasi dan manajemen Gerakan Kepanduan HW.

Upaya yang harus dilakukan adalah:

  1. Membina kelancaran proses kegiatan Kwartir dengan tertib administrasi, membangun keharmonisan kerja, memfungsikan sarana dan prasarana kantor/sekretariat.
  2. Inventarisasi petunjuk/pedoman penyelenggaraan administrasi, membuat pusat data keanggotaan, kelembagaan, dan mengintensifkan pengawasan/perlindungan standardisasi hak milik kwartir, seperti pakaian seragam dan atribut.
  3. Intensifikasi iuran anggota, menggiatkan amal shalih, zakat, infak, shadaqah, dan membentuk koperasi, serta menghidupkan kedai.
  4. Menyebarluaskan pedoman adminstrasi keuangan, pedoman asuransi anggota.
  5. Meningkatkan pembuatan dan penyampaian laporan organisasi.

ref:
Musyawarah Wilayah Ke-3
Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Jawa Barat

Bandung, 29 Oktober 2016

KEGIATAN YANG TELAH DILAKSANAKAN

  • Mengikuti Musyawawah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) Muhammadiyah Jawa Barat tahun 2017 yang dilaksanakan Sabtu, 16 Rabiul Akhir 1438 H (14 Januari 2017 M) di Hotel Augusta Jalan Surapati No. 203 Kota Bandung. Utusan: Achmad Nurjannah, Achmad Mustadjid.
  • Memfasilitasi dan mengutus pelatih pada Pelatihan Jaya Melati 1 yang dilaksanakan Rabu s.d. Ahad, 18-22 Januari 2017 M di Ponpes Amanah Kota Tasikmalaya.
  • Memfasilitasi dan mengutus pelatih pada Pelatihan Jaya Melati 1 (Sesi 1) Kota Bandung yang dilaksanakan Rabu s.d. Jum’at, 25-27 Januari 2017 M di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sukajadi, Jalan Sukajadi 1-3 Kota Bandung.
  • Memfasilitasi dan mengutus pelatih pada Pelatihan Jaya Melati 1 (Sesi 2) Kota Bandung yang dilaksanakan Rabu s.d. Jum’at, 15-17 Februari 2017 M di Pondok Bambu Padasuka Kota Bandung.
  • Menghadiri Pelantikan Anggota Kwartir Daerah Hizbul Wathan Kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan Selasa, 28 Februari 2017 M di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya. Utusan: Asep Djadjuli, Tintin Noerhayati.
  • Memfasilitasi dan mengutus pelatih pada Pelatihan Jaya Melati 1 (Sesi Pertama) Kota Depok yang dilaksanakan Senin s.d. Rabu, 13-15 Maret 2017 M di Kantor PDM Kota Depok.
  • Memfasilitasi dan mengutus pelatih pada Pelatihan Jaya Melati 1 (Sesi Kedua) Kota Depok yang dilaksanakan Jum’at s.d. Sabtu, 24-25 Maret 2017 M di Taman Herbal Insani Sawangan Depok.
  • Menghadiri Pelantikan Qabilah Barchoya Mansur Universitas Muhammadiyah Sukabumi yang dilaksanakan Jum’at, 24 Maret 2017 M di aula Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Jalan R Syamsudin, SH No. 50 Kota Sukabumi.
  • Mengikuti Rapat Kwartir 2017 Tingkat Pusat yang dilaksanakan pada Senin 25 Sya’ban 1438 H (22 Mei 2017 M) di Balai Latihan Keterampilan Panti Asuhan Yatim (BLK PAY) Jalan H. Agus Salim No. 3 Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta. Utusan: Asep Djadjuli, Budi Sy.
  • Mengirim peserta Pelatihan Jaya Matahari 1 Angkatan Ke-3 2017 pada 1-8 Juli 2017 di Pusbang PTM Jalan Kaliurang KM 23, Sleman, DI Yogyakarta.
  • Mengadakan Pengukuhan Ahli Pandu Alumni Jaya Melati 2 Angkatan 1 2016 dalam acara Rapat Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Jawa Barat 2017 19 Syawal 1438 H (13 Juli 2017 M) Kompleks Pesantren Al-Qur’an Babussalam, Jalan Ciburial Indah No. 2-6 Dago Atas Bandung.
  • Mengikuti Seminar dan Loka Karya Nasional (SEMLOKNAS) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Indonesia yang dilaksanakan pada Selasa s.d. Ahad, 25-30 Juli 2017 di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Utusan: Asep Djadjuli, Arif Nurhadi.
  • Mengadakan Workshop Penyusunan Silabus Kepanduan Hizbul Wathan Berdasarkan Kurikulum 2013 pada 26-27 Agustus 2017 di Akper Muhammadiyah Cirebon.
  • Menghadiri Pembukaan Jambore Daerah ke-1 Kwarda Indramayu pada 27 September 2017 di Buper Cariu Desa Baleraja, Kec. Gantar, Indramayu. Utusan: Asep Dj, Agus Sumri, Budi Sy.
  • Memfasilitasi dan mengutus pelatih pada Pelatihan Jaya Melati 1 (Sesi I) Sukabumi yang dilaksanakan Kamis s.d. Sabtu, 21-23 September 2017 M di MAM Kadudampit, Sukabumi.
  • Memfasilitasi dan mengutus pelatih pada Pelatihan Jaya Melati 1 (Sesi II) Sukabumi yang dilaksanakan Jum’at s.d. Ahad, 6-9 Oktober 2017 M di Buper D’Flinstone, Sukabumi.
  • Menghadiri Pelantikan Anggota Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan Sabtu, 14 Oktober 2017 di Pesantren Amanah Muhammadiyah Tasikmalaya. Utusan: Asep Djadjuli, Mamat Kohimat, Tintin Noerhayati.
  • Menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Universitas Muhammadiyah Bandung yang dilaksanakan Ahad, 15 Oktober 2017 di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. Utusan: Ucin Herfin, Dede Insan.